Tamu [ Registrasi ] 21 Mei 2012
Seputar GPMK
Login
Username:
Password:
  Registrasi?
Home GPMK
Halaman Utama GPMK
TKPK
Tupoksi TKPK
SO TKPK
Rencana Aksi GPMK
PTO GPMK
Gallery GPMK
Publikasi
Renstra Kota 2001-2010
RPJMD Kota 2006-2010
RKPD 2008
KUA-PPA 2008
APBD 2008
Musrenbang
Bulletin Cakrawala
Info GPMK : Legislatif Berharap Sisa Angaran Tahun 2006 Dimanfaatkan Program GPMK -- Kembangkan Program P3EL -- Warga Kepanjenkidul Respon Positif Stiker Gakin -- Gakin Kota Blitar Turun 9,36% -- Wali Kota Blitar: Masyarakat Lebih Terlibat Lagi Dalam GPMK -- Pelaksanaan JPES 2009, Tunggu Sinyal -- Program BR2K Dimungkinkan untuk Dilanjutkan -- Bappenas: Meski Bagus, Capaian P2KP Belum Jelas --
BabII -  PTO

                 BAB II

KETENTUAN DASAR PELAKSANAAN

 

                                                                                                   home   Bab1   Bab3 

 

2.1.   Prinsip Dasar

a.      Seseorang dikategorikan sebagai orang miskin jika pendapatan setiap harinya kurang dari 2 US Dolar ( Kriteria UNDP ).

b.      Seseorang dikategorikan miskin jika termasuk dalam data orang miskin hasil pendataan BPS tahun 2005 ( 16 Indikator kemiskinan BPS  yang diberlakukan secara nasional ).

c.      Secara sosiologis, terdapat 2 kelompok orang miskin yaitu mereka yang dikategorikan miskin struktural dan miskin kultural. Miskin struktural adalah kemiskinan yang diakibatkan oleh ketidak berdayaan seseorang atau kelompok orang didalam mengakses sumber-sumber perekonomian karena sistem dan mekanisme kehidupan yang melingkupinya tidak berpihak kepada kepentingan rakyat di tingkat bawah.

Miskin kultural adalah kemiskinan yang diakibatkan oleh adat, budaya dan kebiasaan yang dijalankan oleh seseorang atau sekelompok orang yang menganggap bahwa hidup sebagai orang miskin adalah sesuatu yang sudah seharusnya berlaku, suatu kewajaran atau bahkan sebagai takdir yang tidak bisa ditolak.

d.      Kota Blitar membagi 4 klasifikasi keluarga miskin yaitu penganggur (A), setengah pekerja (B), Pekerja (C) dan rentan (D).

Gakin penganggur adalah keluarga miskin yang kepala keluarganya menganggur atau setengah pekerja tapi punya tanggungan lebih dari 5 orang yang masih nganggur

Gakin setengah pekerja adalah keluarga miskin yang kepala keluarganya setengah pekerja atau pekerja tapi punya tanggungan lebih dari 5 (lima) orang yang masih setengah pekerja

Gakin Pekerja adalah keluarga miskin yang kepala keluarganya pekerja dan Tidak punya tanggungan lebih dari 5 (lima) orang yang masih menganggur atau setengah pekerja

Gakin Rentan adalah keluarga miskin yang kepala keluarganya rentan karena usia lanjut (diatas 60 tahun) / cacat atau kepala keluarganya penganggur dan punya anak sekolah atau punya tanggungan keluarga lebih dari 8 (delapan) orang.

  1. Masalah kemiskinan adalah merupakan masalah bersama yang memerlukan partisipasi seluruh komponen didalam penanggulangannya. Karenanya, pelaksanaan program Gerakan Perang Melawan Kemiskinan ( GPMK ) Kota Blitar harus didukung secara aktif oleh seluruh lapisan warga masyarakat terutama oleh warga masyarakat miskin itu sendiri sebagai pelaku – pelaku yang aktif dan mandiri.

2.2.   Ruang Lingkup Kegiatan

a.            Peningkatan kesadaran dan solidaritas sosial seluruh unsur dan komponen masyarakat untuk ikut serta secara aktif didalam menanggulangi kemiskinan melalui GPMK di Kota Blitar. Sasaran ini akan diserahkan penggarapannya kepada Pokja tokoh agama.

b.            Peningkatan kesadaran, motivasi, kemauan dan kemampuan warga masyarakat miskin untuk dapat mengatasi masalahnya sendiri melalui berbagai kegiatan ekonomi produktif. Sasaran ini diserahkan penggarapannya kepada Pokja lembaga-lembaga kemasyarakatan, perempuan dan pemuda dibantu dan didampingi oleh Pokja tokoh-tokoh agama.

c.            Penanaman nilai kesetiawanan sosial dan pemupukan jiwa kepeloporan pemuda untuk ikut serta secara proaktif didalam setiap kegiatan sosial dan upaya penanggulangan kemiskinan yang ada dilingkungan sekitarnya. Sasaran ini diserahkan penggarapannya kepada Pokja pemuda, dibantu dan didampingi oleh kelompok kerja perempuan serta kelompok-kelompok kerja lainnya sesuai kebutuhan.

d.            Peningkatan peran serta perempuan didalam penanggulangan kemiskinan ditingkat RT, RW, Kelurahan dan Kecamatan. Sasaran ini penggarapannya diserahkan kepada Pokja perempuan melalui komunitas dasa wisma, posyandu dan PKK serta organisasi-organisasi kewanitaan lainnya. 

 

2.3.    Sasaran

Sasaran strategis program ini adalah meningkatnya kualitas hidup dan kehidupan warga masyarakat miskin Kota Blitar sehingga secara bertahap dapat mengurangi jumlah warga masyarakat miskin di Kota Blitar. Sasaran umum tersebut untuk Tahun 2009 dijabarkan sebagai berikut :

a.      Terpenuhinya kebutuhan dasar warga masyarakat miskin yang  mengalami kesulitan didalam memenuhi kebutuhan dasarnya dibidang pangan, sandang dan papan serta pelayanan kesehatan dan pendidikan dasar.

b.      Meningkatnya pendapatan keluarga miskin melalui usaha produktif sektor mikro, kecil dan menengah baik di lapangan informal maupun formal.

c.      Semakin berkembangnya motivasi dan kepercayaan diri warga masayarakat miskin sehingga secara bertahap mau dan mampu secara aktif menanggulangi permasalahannya sendiri.

d.      Meningkatnya kepedulian seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi dalam GPMK.